Apa Saja Motif Perusahaan Melakukan Divestasi?

Divestasi merupakan kebijakan suatu perusahaan untuk mengurangi jenis aset baik dalam bentuk finansial maupun barang. Selain itu, hal ini disebut pula sebagai penjualan bisnis yang dimiliki suatu perusahaan, berbanding terbalik dengan investasi yang memperbanyak aset. Divestasi Freeport saat ini sedang santernya diperbincangkan baik masyarakat luas terutama para pengamat ekonomi.

Usaha Pemerintah dalam pengakuisisi

Pasalnya kini pemerintah sudah menguasai 51% saham PT Freeport. Divestasi Freeport resmi dilakukan melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dengan pihak Freeport. Kesepakatan itu dilakukan diwakilkan dan ditandatangani oleh Dirut Inalum yaitu Budi Gunadi Sadikin dengan CEO FCX, Richard Adkerson pada Kamis, 27 September 2018 bertempat di Kementerian ESDM.

Hal tersebut merupakan usaha pemerintah untuk mengakuisisi perusahaan tersebut. Sebab, ternyata tidak mudah untuk menggeser kepemilikan perusahaan tersebut ke dalam jangkauan pemerintah supaya lebih memberi dampak positif bagi keuangan negara. Namun, apakah Anda tahu apa saja motif yang menjadi alasan mengapa sebuah perusahaan melakukan divestasi?

4 Motif Divestasi

Berikut terdapat 4 motif yang biasanya menjadi alasan perusahaan melakukan divestasi:

  • Mendapat keuntungan.

Dengan menjual bisnis tentu saja perusahaan tersebut akan mendapat keuntungan dari penjualan tersebut. Hal ini menjadi motif yang sering terjadi untuk menutupi hutang atau membuat perusahaan mendapat keuntungan yang lebih banyak dengan mengurangi bisnis sampingannya.

  • Fokus bisnis utama

Melakukan divestasi juga bisa dikarenakan sebuah perusahaan ingin berfokus pada bisnis utama. Sebab, semakin banyak bisnis yang dimiliki maka sebuah perusahaan akan membagi fokusnya dan terkadang kehilangan fokus pada bisnis utamanya.

  • Keuntungan tidak maksimal

Selain untuk memfokuskan pada bisnis utama, terkadang bisnis sampingan dirasa kurang menguntungkan suatu perusahaan. Akibatnya, bisnis tersebut di divestasikan oleh perusahaan. Hal ini juga untuk mengurangi kerugian yang didapat suatu perusahaan.

  • Sudah tidak sesuai ekspektasi

Sebuah perusahaan bisa melakukan divestasi dengan menjual atau mengurangi unit atau bagian dari perusahaan yang tidak berelasi dengan bisnis utamanya.

Namun, pada kasus divestasi Freeport, pemerintahlah yang mempunyai motif untuk melakukan divestasi pihak Freeport. Jelas hal ini untuk mengakuisisi sebagian saham Freeport agar ke depannya Indonesia bisa tetap mendapat kontribusi dari perusahaan besar ini.

Related posts: