Cara Membuat Struktur Gaji

Bagi seseorang yang bekerja, gaji merupakan sesuatu yang sangat penting untuk mereka. Gaji adalah imbalan dasar yang harus dibayarkan dari perusahaan kepada karyawannya. Terdapat struktur gaji yang digunakan sebagai dasar untuk memberikan gaji kepada para karyawannya. Gaji akan diberikan berdasrkan kesepakatan dan juga jenis pekerjaan. Gaji yang didapatkan karyawan minimal harus 75 persen dari upah pokok dan tunjangan.

Gaji karyawan merupakam salah satu bagian dari struktur suatu perusahaan. Jadi, perusahaan akan menggaji karyawannya sesuai dengan golongan para karyawan. Mereka digaji dari pekerja golongan yang paling rendah dengan nominal kecil dan pekerja golongan tinggi dengan nominal yang besar. Dalam suatu perusahaan pula dibutuhkan orang yang mengurusi pekerjaan untuk memberikan gaji kepada para karyawan.

Komponen dalam Membuat Struktur Gaji

Ada beberapa komponen penting yang harus Anda pertimbangkan untuk membuat struktur gaji. Nominal gaji bisa ditentukan dari nilai pekerjaan di pasaran. Jadi, Anda bisa mencari tahu jabatan pekerjaan dengan pengalaman atau kualifikasi yang sama. Anda bisa mendapatkan info ini di bursa kerja. Tiap perusahaan tentunya mempunyai kebijakan sendiri-sendiri namun biasanya nominal gajinya kurang lebih sama. Dari angka-angka itulah Anda bisa menarik angka rata-rata.

Gaji karyawan bisa Anda tentukan pula dari faktor geografisnya. Misalnya keadaan di lokasi pekerjaan apakah di kota kecil, kota besar, atau kota metropolitan. Tiap lokasi mempunyai nominal UMR yang berbeda-beda sehingga besar kecilnnya gaji juga akan terpengrauh dari lokasinya juga. Contohnya UMR di Jakarta lebih tinggi daripada kota-kota besar yang ada di Indonesia.

Skala rupiah yang dimiliki oleh perusahaan Anda juga menentukan besar kecilnya gaji. Anda bisa membandingkan skala rupiah di perusahaan dan gaji rata-rata di pasaran. Jika sudah dibandingkan ternyata tidak cocok ataupun terlalu besar dengan skala yang berlaku, maka Anda sebenarnya tidak perlu menggunakan skala tersebut.

Mengapa demikian? Karena dalam struktur gaji, jika perusahaan menggaji karyawannya melebihi skala upah, maka bisa menjadi beban bagi keuangan perusahaan. Bahkan jika hal ini dilakukan terus menerus maka bisa terjai kesenjangan ataupun komunikasi yang tidak lancar pada karyawan di perusahaan Anda.

Related posts: