Dasar Public Speaking Bagi Pemula

public speakingPublic speaking adalah metode berbicara di depan umum. Baik itu tausiah, pidato, orasi, mempresentasikan materi, membawakan acara ataupun sebagai moderator dalam diskusi. Karena dilakukan di depan umum banyak orang yang tidak bisa menjadi public speaker karena beralasan takut bicara di depan orang, tiba tiba gagap ataupun terlalu grogi jika akan berbicara di depan khalayak umum. Untuk itu bagi seorang yang ingin menjadi public speaking harus memiliki dasar-dasar terlebih dahului.

Apa Saja Dasar Public Speaking Yang Harus Dimiliki Bagi Pemula?

Bagi pemula ataupun bagi Anda yang ingin menjadi public speaker, banyak dasar-dasar public speaking yang harus dikuasai terlebih dahulu. Yang pertama adalah Anda harus menjauhkan rasa grogi dan gugup. Biasanya gugup disebabkan karena kurangnya penguasaan terhadap materi yang akan diberikan. Untuk itu Anda harus menguasai segala materi sebelum Anda melakukannya dengan begitu Anda akan terhindar dari gugup. Yang kedua Anda harus mempelajari teknik pernafasan dan teknik vocal. Mengapa demikian jika Anda bisa menguasai pernafasan dengan baik Anda tidak akan tergagap di tengah jalan saat Anda berbicara, bukan hanya itu Anda tidak akan terlihat kecapekan oada saat berbicara. Teknik vocal diperlukan agar intonasi dan pelafalan kata itu menjadi benar sehingga pendengar bisa mendengar dengan jelas apa yang dibicarakan. Selanjutnya adalah persiapan yang matang. Anda harus menyiapkan segala sesuatu dengan baik.

Dengan begitu Anda bisa memahami materi yang akan Anda sampaikan, dan terhindar dari gugup atau lupa di tengah sesi acara. Pastikan juga Anda menguasai teknik membuka dan menutup acara tersebut dengan baik. Saat pembukaan Anda harus memberikan sambutan sesuai dengan siapa yang di undang di acara tersebut dan pada saat penutupan pastikan Anda mengucap maaf barang kali ada salah kata saat penyampaian materi sedang berlangsung. Jika Anda masih gugup tips yang dapat digunakan saat melakukan public speaking yakni Anda jangan menatap mata pendengar tapi cukup melihat lurus di atas kepala pendengar. Dengan begitu pendengar akan tetap merasa di perhatikan.

Related posts: