Inilah Perjalanan Hidup Seorang Nikson Nababan

Nikson Nababan merupakan sebuah nama yang sangat terkenal di Sumatera. Bagaimana tidak, Nikson merupakan seorang Bupati dari Tapanuli Utara. Selain terkenal akan prestasi yang telah dicapai selama masa kepemimpinannya, Beliau juga terkenal akan perjalanan hidupnya sebelum menjabat sebagai seorang Bupati. Apakah Anda sudah mengetahui ceritanya? Jika belum, tentu akan sangat menarik membaca informasinya melalui artikel ini.

Beberapa Pekerjaan Nikson Nababan Sebelum Menjadi Bupati

Untuk mengenal nama Nikson Nababan sudah semakin mudah. Di berbagai website, saat ini Bupati Nikson semakin terkenal karena berbagai programnya yang sukses dalam membangun Tapanuli Utara. Ternyata dibalik kesuksesannya tersebut, Bupati Nikson pun telah melewati asam manis garam yang cukup hebat. Pasalnya sebelum menjadi Bupati, ada beberapa macam pekerjaan yang pernah dilakukan. Berikut beberapa pekerjaan masa lalunya yang masih terkenang hingga sekarang.

Pekerjaan pertama yang dilakukan oleh Bupati Nikson adalah menjadi pengamen. Mungkin menjadi seorang pengamen sama sekali tidak pernah terbesit di pikiran Anda. Namun dibalik kesuksesan Bupati Nikson, ternyata beliau sempat mengamen di beberapa tempat hanya untuk mengais rezeki. Hal tersebut terpaksa dilakukan karena beliau memang bukan berasal dari keluarga kaya raya. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, beliau pun mencoba untuk mengamen. Akhirnya secara perlahan, uang pun terkumpul.

Pekerjaan kedua Bupati Nikson adalah menjadi seorang sales. Sales atau nama kerennya adalah marketing, pekerjaan ini juga sempat dijalankan oleh Bupati Nikson. Beliau bekerja sebagai sales selama beberapa bulan. Namun dibalik pekerjaannya sebagai sales, ada hal yang tidak terduga. Awalnya memang tidak percaya, namun setelah diklarifikasi ternyata beliau memberitahukan kebenarannya.

Hal yang selama ini tidak dipercaya, ternyata itu sungguh benar. Gajih yang diterima ketika bekerja menjadi sales adalah Rp. 2000. Bayangkan saja dengan uang tersebut, apakah cukup untuk membeli makan? Bahkan untuk membeli permen saja hanya dapat satu bungkus saja. Namun karena kegigihannya, Bupati Nikson pun terus mengadu nasib dan akhirnya jadilah seperti sekarang.

Meskipun memiliki tatapan tajam, akan tetapi beliau ternyata sangat lembut hatinya. Bahkan beliau pun tidak malu-malu saat menceritakan masa kelamnya saat bekerja sebagai pengamen dan juga sales. , Banyaknya masyarakat yang tertarik terhadap Nikson Nababan bukan karena cerita perjuangannya di masa lalu. Akan tetapi beliau sudah menjalankan beragam program yang terbukti mampu menjadikan Tapanuli Utara lebih baik.

Related posts: