Penetapan Harga Untuk Menentukan Pendapatan

HargaHarga adalah nilai tukar suatu produk barang ataupun jasa yang umumnya dinyatakan dalam nilai mata uang dari suatu negara. Selain itu nilai jual merupakan suatu pengorbanan dalam bentuk ekonomis yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan. Dengan nilai jual yang telah diketahui sebelumnya, seseorang akan dapat menentukan sebuah keputusan jadi atau tidaknya untuk melakukan transaksi. Seseorang yang harus mengeluarkan sejumlah uang yang nilainya sesuai dengan nilai jual yang telah disepakati disebut dengan konsumen. Sedangkan pedagang adalah seseorang yang telah menetapkan nilai jual suatu barang ataupun jasa untuk dijual kepada calon konsumen. Antara pedagang dan konsumen akan terjadi suatu kegiatan yang disebut transaksi jual beli atas nilai jual yang telah ditetapkan. Dan penetapan nilai jual bisa dibilang sebagai suatu proses perhitungan yang dilakukan oleh pedagang untuk menentukan besaran pendapatan atau keuntungan yang akan diterimanya dari hasil transaksi jua beli.

Macam-Macam Nama Lain Biaya Dan Pendapatan Harga

Dalam dunia bisnis, harga berkaitan erat sekali dengan hal yang disebut dengan biaya dan pendapatan. Dalam suatu perusahaan perdagangan, biaya dan pendapatan disebut juga dengan nilai jual. Di Dunia perbankan disebut dengan bunga. Untuk bisnis layanan jasa disebut dengan fee. Dibidang transportasi disebut dengan tarif. Sedangkan dalam perusahaan asuransi disebut dengan premi. Berdasarkan hal tersebut jelas sekali bahwa istilah yang dipakai untuk menentukan biaya dan pendapatan diambil sesuai dengan bidang usahanya masing-masing. Ketentuan penetapan nilai jual dan sistemnya pun berbeda-beda.

Perhitungan penetapan harga untuk memperoleh pendapatan usaha pada umumnya dalam bisnis apapun adalah dengan mengalkulasikan terlebih dahulu jumlah biaya-biaya produksi yang dikeluarkan terhadap modal. Dalam skala besar, biaya investasi-investasi jangka pendek dan jangka panjang serta atas barang tak bergerak dan bergerak juga diperhitungkan sebagai penentuan neraca rugi laba. Biasanya ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang telah menjalani bisnis secara profesional dengan tujuan memaksimalkan laba, dapat meraih pangsa pasar dan mempertahankannya, mengembalikan modal perusahaan, agar nilai jual tetap stabil, serta menjaga kelangsungan hidup perusahaan.

Related posts: