Penting Tidaknya Nomor Induk Kepabeanan

Pengguna jasa kepabeanan tentunya sangat wajib memiliki nomor induk kepabeanan. Karena bagi setiap importir, eksportir, pengusaha pengurusan jasa kepabeanan, serta pengangkut perlu memiliki legalitas yang jelas. Menggunakan sistem yang diterapkan dari nomor yang berlaku tentunya menyangkut dengan akses sistem kepabeanan yang akan memudahkan dalam mendapatkan informasi yang valid dari masing-masing pengguna jasa kepabeanan. Perlunya registrasi terlebih dahulu supaya pengguna jasa memiliki nomor sebagai akses dan izin yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai identitas. Tentu saja setiap pihak yang terlibat dalam penggunaan jasa pabean itu wajib memiliki nomor induk.

Nomor Induk Kepabeanan Bersifat Wajib

Hadirnya sebuah peraturan yang berlaku bertujuan sebagaimana telah ditetapkan bagi setiap pengguna jasa kepabeanan untuk melakukan registrasi dan mendapatkan nomor induk kepabeanan. Karena bersifat wajib jadi untuk setiap eksportir, importir, pengangkut harus memiliki identitas yang jelas dan legal berdasarkan ketentuan yang berlaku. Dalam sebuah aktivitas perusahaan atau perorangan yang melakukan import atau ekspor tentu saja sangat diperlukan sebuah legalitas yang wajib dimiliki. Untuk sekian banyak perizinan dan kewajiban adanya nomor induk adalah salah satu yang perlu dimiliki oleh setiap pihak yang memiliki aktivitas ekspor dan import. Karena secara hukum peraturan tersebut dibuat untuk kemudahan dalam mengidentifikasi pihak yang melakukan aktivitas memasukkan atau mengeluarkan barang dari dan ke Indonesia.

Nik Berfungsi Sebagai Identitas Pribadi

Karena itu, setiap pihak yang berhubungan dengan aktivitas tersebut wajib dan harus memenuhi persyaratan yang diperlukan. Untuk mendapatkan NIK tentunya perlu mengajukan permohonan sebelum melakukan registrasi kepada DJBC. Mengisi formulir pendaftaran dan melengkapi segala keperluan dokumen yang diminta sebagai syarat registrasi. Setelah itu pemeriksaan akan dilakukan oleh DJBC untuk dilakukan validasi. Setelah pengajuan permohonan NIK disetujui maka DJBC akan mengeluarkan NIK, apabila ditolak akan diberikan surat penolakan tidak lupa beserta alasannya. Dengan begitu pengajuan harus meninjau ulang dan apa yang dibutuhkan supaya permohonan nomor induk kepabeanan diterima sebelum melakukan registrasi kembali. Adapun NIK yang nantinya diterbitkan merupakan sebuah identitas pribadi yang digunakan untuk mengakses kepabeanan.

Related posts: