Perjalanan Hidup Seorang Nikson Nababan

Untuk menjadi orang yang berhasil sebenarnya motivasinya bisa datang dari mana saja  salah satunya melihat dari kisah hidup seseorang. Selalu ada pelajaran yang bisa kalian petik dari kisah hidup tersebut dan salah satu tokoh yang mungkin bisa menjadi inspirasi yaitu Nikson Nababan.

Membantu Orang Tua Bertani

Orang mungkin mengenal beliau sebagai seorang Bupati Tapanuli Utara. Namun sebelum beliau ada pada posisi saat ini banyak lika-liku yang harus beliau hadapi. Beliau lahir dari keluarga sederhana dengan keterbatasan ekonomi. Sewaktu duduk dibangku SMA beliau sudah membantu kedua orang tuanya untuk menyekolahkan abang-abangnya maka dari itu beliau ikut bertani.

Setelah lulus SMA beliau melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) Yogyakarta. Disana lagi-lagi dia mengalami masalah yang sama yaitu kekurangan uang. Maka dari itu untuk dapat memenuhi kebutuhannya setiap Sabtu dan minggu, Nikson Nababan mengamen. Setelah lulus kuliah dia ke Jakarta dan disana beliau juga bernyanyi dari satu cafe ke cafe lainnya.

Pernah Menjadi Seorang Sales

Beliau juga bercerita dalam proses melamar pekerjaan tersebut dia pernah berprofesi sebagai sales barang elektronik dan dibayar Rp2.000,00 per harinya. Sampai suatu saat dia bekerja di Media Indonesia sebagai seorang wartawan. Sampai pada saat orde baru keadaan kurang menguntungkan dan setelah bertahan pada akhirnya beliau berhenti dari pekerjaan tersebut.

Setelah itu dia bekerja lagi sebagai redaktur pada majalah ‘Bona Ni Pinasa” dan dia diangkat menjadi pemimpin redaksinya. Kemudian setelah itu beliau membuka usaha cafe dan kemudian membuka usaha propolis bersama saudaranya hingga bisa menjadi seorang bupati seperti sekarang ini.

Jadi dari cerita diatas dapat disimpulkan bahwa tidak ada jalan yang instan untuk memperoleh kesuksesan. Contohnya seorang Nikson Nababan yang dengan gigih menjalani setiap hari-harinya hingga dia berhasil menjadi seorang bupati seperti saat ini. Motto hidupnya yang bisa kalian coba renungkan yaitu “Bagi Tuhan tiada yang mustahil” maka dari itu dia selalu berusaha. Selain itu kalian juga harus terus optimis dan jangan pantang menyerah.

Related posts: